Selain berambisi untuk mengantarkan Liverpool meraih gelar juara Liga Champions musim ini, penyerang The Reds, Sadio Mane juga memiliki misi pribadi saat timnya menjalani laga final Liga Champions melawan Real Madrid di Kiev akhir pekan nanti. Misi pribadi Mane yakni ingin menjebol gawang Real Madrid di pertandingan nanti.

Ini merupakan musim kedua Mane berkostum Liverpool usai direkrut dari Southampton pada bursa transfer musim panas dua tahun lalu. Di musim debutnya, Mane sukses mengantarkan The Reds meraih tiket ke ajang Liga Champions dengan sumbangsih berupa 13 gol dari 29 pertandingan.

Di awal musim ini Mane sebenarnya sempat dihujani kritikan karena dianggap sebagai pemain yang egois. Akan tetapi, secara perlahan Mane menjawab kritkan-kritikan tersebut dengan performa gemilang di lini depan The Reds.

Tercatat sepanjang musim ini penyerang asal Senegal itu sukses membukukan 19 gol dari 43 pertandingan. Selain itu, ia juga sukses melepas sembilan assist untuk rekan-rekan setimnya.

Dengan menyisakan satu laga terakhir menghadapi Real Madrid, Mane bertekad menggenapkan capaian jumlah golnya menjadi 20 sekaligus membawa Liverpool keluar sebagai juara di ajang paling bergengsi antar klub Eropa itu.

“Saya merasa bahwa akan ada tambahan gol dari saya. Sebagai penyerang anda tentu ingin selalu mencetak gol untuk membantu tim anda meraih kemenangan,” buka Mane.

“Kami akan menjalani laga terakhir di musim ini. Jadi saya harus mencoba memberikan yang terbaik, mencetak gol dan membawa tim ini meraih gelar juara,” tambahnya.

Musim terproduktif Mane dicatatkan oleh dirinya ketika masih memperkuat Red Bull Salzburg tepatnya pada musim kompetisi 2013/2014. Saat itu ia mampu menorehkan catatan 23 gol dari 50 pertandingan yang ia jalani.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*