Pesepakbola Handal Liverpool Yang Jarang Mendapatkan Sorotan Publik

Penantian selama 30 tahun Liverpool pun berbuah hasil. Mereka kembali menjadi juara ajang Premier League musim ini. Sebelum akhirnya menjadi juara ajang Liga Inggris, Liverpool menjadi klub terbaik pada musim 1990. Memang sebuah pencapaian yang sangat luar biasa.

Liverpool kembali berhasil menjadi juara pada Jumat, (26 Juni 2020) dinihari WIB. Liverpool tidak diharuskan lagi untuk bermain untuk mendapatkan gelar, mereka hanya perlu menyaksikan duel antara Chelsea vs Manchester City yang akan digelar di Stamford Bridge.

Dilaga Chelsea vs City itu berakhir dengan kemenangan Chelsea dengan skor akhir 2-1. Keadaan tersebut membuat Liverpool keluar sebagai juara karena dengan tujuh laga yang tersisa, poin maksimal yang didapatkan City hanya 84 poin saja dan untuk saat ini Liverpool sudah mendapatkan 86 poin dari 31 laga yang mereka jalanin.

Kisah sukses dari Liverpool menjadi juara ajang Premier League tentu saja tidak lepas dari kerja keras dari sang manager, Jurgen Klopp. Selain itu juga ada beberapa pemain kunci seperti Virgil van Dijk, Alisson, Sadio Mane dan Mohamed Salah yang memiliki performa yang luar biasa saat dilapangan.

Namun dibalik performa Liverpool yang luar biasa, ada beberapa pemain yang menjadi pahlawan tetapi jarang mendapatkan sorotan dipulik, siapa-siapa saja pemain tersebut? Berikut diantaranya.

FABINHO

Jika kita berbicara mengenai pemain tengah Liverpool, nama Jordan Henderson selalu disebut. DIrinya memiliki peran yang sangat penting. Namun ada satu pemain yang tidak pernah menjadi sorotan tetapi memiliki peran penting untuk Liverpool. Dia adalah Fabinho. Dirinya berperan memberikan kontribusi yang sangat besar.

Diawal karirnya di musim 2018-2019, Fabinho sering dianggap remeh tetapi pesepakbola asal Brasil ini menjadi pemain penting dilini tengah. Dia juga adalah sosok gelandang bertahan andalan dari sang pelatih, Jurgen Klopp.

GINI WIJNALDUM

Masih berbicara soal lini tengah pertengan Liverpool, diposisi tersebut terdapat nama Gini Wijnaldum yang memiliki performa apik tetepi tidak mendapatkan sorotan publik. Performa terbaiknya seakan tertutup oleh kegemilangan dari trio Lini Liverpool yang tampil sangat ganas dimusim 2019-2020.

Wijnaldum tampil tak tergantikan di lini tengah Liverpool dan sudah bermain sebanyak 31 laga bersama Liverpool diajang Premier League. Performanya dilapangan sangat mewakili gaya dan karakter dari sang pelatih, Jurgen Klopp.

LIVERPOOL MENANG DI PENALTI TERAKHIR 2-1 ATAS LEICESTER

James Milner mencetak penalti pada menit ke 95 untuk menjaga kemenangan Liverpool secara luar biasa dengan kemenangan 2-1 atas Leicester.

Milner melangkah untuk mengirim Kasper Schmeichel dengan cara yang salah dari titik penalti setelah Sadio Mane dilanggar di area Leicester oleh Marc Albrighton. Kemenangan itu memperpanjang kemenangan Liverpool menjadi 17 pertandingan Liga Premier.

Tuan rumah tidak menembaki semua silinder sepanjang malam dan berutang banyak pada bantuan brilian Milner untuk memimpin di babak pertama, dengan bola yang sangat indah di luar Jonny Evans mencapai Mane, yang kemudian ditempatkan melewati Schmeichel yang bergerak cepat di menit ke 41.

Tapi pemain pengganti Ayoze Perez membuat dampak instan untuk membalikkan permainan ketika bola-rendahnya berhasil menangkap Virgil van Dijk dan James Maddison mengambil langkahnya sebelum mengalahkan Adrian dari menit ke 80.

Itu tampak seperti mendapatkan bagian dari rampasan sampai Albrighton kehilangan bola di kotaknya sendiri dan menangkap bagian belakang kaki Mane, memungkinkan Milner untuk melangkah dan memberi Liverpool pemenang terakhir dari jarak 12 yard. Kemenangan berarti mereka menyamai awal kemenangan terlama mereka dalam 1 musim, menyamai kedelapan pertandingan beruntun mereka pada 1990/91.

Firmino dan Milner sama-sama mengirim tembakan ketika umpan silang dari Aleksander Alexander-Arnold ditempatkan dengan baik, tetapi pasangan bek tengah Leicester itu mengalahkan 3 pemain depan Liverpool, hingga 1 saat kualitas dari Milner.

Jauh di setengah Liverpool sendiri, bola melengkung di sebelah kiri menangkap Evans dan memungkinkan Mane rute yang begitu jelas untuk tujuan, dengan maju dengan percaya diri mengalahkan Schmeichel dari jarak 15 meter untuk membuka skor.

Leicester telah berkompetisi dengan sangat baik sampai tujuan, tetapi kontrol Liverpool berlanjut setelah istirahat dan mereka juga hampir menggandakan keunggulan mereka ketika Mane dan Mo Salah keduanya melihat upaya jarak sangat dekat terus keluar.

Tetapi ketika lutut Adrian yang ditempatkan dengan sangat baik menghentikan jalan Jamie Vardy yang begitu jelas ke dalam kotak sebelum dia bisa melepaskan tembakan, itu juga membuktikan tembakan peringatan yang tidak mereka perhatikan.

Pemain Liverpool Ini Begitu Bahagia

Winger milik Liverpool Xherdan Shaqiri  mengungkapkan jika dirinya tengah bahagia karena bisa handir lebih awal untuk mempersiapkan dirinya bagi Liverpool demi menyambut awal musim.

Shaqiri sempat mendapatkan cedera pada betisnya pada bulan lalu dimana yang bersangkutan mengalaminya ketika membela negaranya. Namun pada akhirnya ia telah pulih dengan mengikuti pramusim Liverpool di Amerika Serikat.

The Reds sendiri memang mendapatkan musim yang begitu melelahkan mereka harus bermain di hingga final Liga Champions dan berhasil mengamankan sih Kuping Besar pada musim 2018-2019.

Beberapa pemain Liverpool, juga mendapatkan jatah liburan yang cukup banyak pemain seperti Sadio Mane, Allison Becker hingga Roberto Firmino dan Mohamed Salah mendapatkan jatah liburan. Namun Shaqiri menjadi pemain yang terlebih dahulu kembali ke kamp latihan Liverpool.

Mantan pemain Bayern Munchen ini, juga mengungkapkan jika dirinya begitu bahagia bisa cepat untuk bergabung dengan skuat Liverpool di Melwod padahal ia mengalami cedera sehingga ia tertinggal di Melwood menjalani rehabilitasi untuk menyembuhkan cedera betisnya.

”Tim sudah terbang lebih awla dan saya menjalani perawatan pada cedera saya. Saya merasa senang karena saya telah bergabung dengan tim di Amerika. Padahal saya mengami cedera beberapa waktu yang lalu dan semuanya telah bersama saya begitu bahagia.” ungkap Shaqiri.

”Saya sangat berharap musim ini saya bisa membantu lebih banyak lagi untuk tim ini.  Saya merasa begitu fit dan bugar saya ingin memberikan semuanya untuk tim ini.”terangnya.